PENETAPAN
KRITERIA KETUNTASAN MINIMAL
DISUSUN
OLEH: MUHAMMAD WILDAN AL KAILANI
A. Pengetian Kriteria Ketuntasan Minimal
Secara etimologis Kritaria diartikan dasar penetapan
sesuatu,Ketuntasan diartikan
penyelesaian yang menyeluruh dan Minimal
diartikan sekurang-kurangnya dari suatu keadan.Dengan demikian KKM didefinisikan sebagai ukuran yang
menjadi dasar sekurang-kurangnya dari suatu penyelesaian secara menyeluruh.
B. Komponen Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM)
1. Kompleksitas
(Kesulitan & Kerumitan) setiap
IP/KD harus dicapai siswa. Kompleksitas juga menunjukan kesesuaian suatu
kompetensi dengan tahap kematangan siswa. Semakin komplek suatu materi semakin
rendah pula relevansi tingkat kematangan siswa.
Indikator Tingkat Kompleksitas suatu
kompetensi diantaranya mempertimbangkan hal-hal sebagai berikut:
§ SDM
·
memahami
Kompetensi yang harus dicapai siswa
·
kreatif dab inovatif dalam melaksanakan
pembelajaran
·
SDM guru yang kreatif dan inovatif dengan metode
yang bervariasi
·
SDM guru yang baik dalam pengetahuan dan kemampuan
sesuai bidang yang diajarkan
·
SDM siswa dengan kemampuan penalaran tinggi
·
Dibutuhkan
kecermatan siswa untuk mempraktikan
·
SDM siswa
yang cermat, kreatif dan inovatif dalam penyelesaian tugas/pekerjaan
·
Latihan khusus dengan bantuan orang lain/teman
bicara
§ WAKTU
·
cukup lama
karena perlu pengulangan
·
PENALARAN dan KECERMATAN siswa yang tinggi
2.
Kemampuan rata-rata peserta
didik (Intake)
·
KKM Kelas X didasarkan pada hasil seleksi PSB,
NUN, Rapor kelas 3 SMP, test seleksi masuk atau psikotes
·
KKM Kelas XI dan XII didasarkan pada tingkat
pencapaian KKM siswa pada semester atau kelas sebelumnya
3.
Daya Dukung Sarana
Dalam PP 19/2005 disebutkan, “Setiap
satuan pendidikan wajib memiliki sarana yang meliputi perabot, peralatan
pendidikan, media pendidikan, buku dan sumber belajar lainnya, bahan habis
pakai, serta perlengkapan lain yang diperlukan untuk menunjang proses
pembelajaran yang teratur dan berkelanjutan”.
Beberapa indikator ketersediaan daya
dukung sarana, diantaranya adalah sebagai berikut:
a.
Sarana dan
prasarana seperti VCD,Kaset, dan lCD
b.
Sumber
bahan/referensi yang cukup memadai
c. Alat pembelajaran
seperti: karton, spidol, gambar, kertas, lem, gunting
d. Latihan khusus dengan
bantuan orang lain atau teman bicara
C. Rambu-rambu dalam penetapan KKM
1. Kriteria Ketuntasan
Minimal adalah tingkat pencapaian kompetensi dasar mata pelajaran oleh siswa
per mata pelajaran
2. Nilai KKM (kognitif
dan psikomotor) dinyatakan dalam bentuk bilangan bulat dengan rentang 0-100
3.
Nilai KKM
maksimum 100
4.
Sekolah
dapat menetapkan standar ketuntasan belajar minimum dibawah nilai ketuntasan
belajar maksimum (100), namun sekolah harus merencanakan target dalam waktu
tertentu untuk mencapai nilai ketuntasan belajar maksimum
5.
Nilai KKM
ditetapkan pada awal tahun pelajaran untuk setiap mata pelajaran mulai dari
kelas X, XI,XII, dan dievaluasi ketercapaiannya pada setiap semester
6.
Penetapan
KKM dilakukan oleh forum guru baik yang berada dilingkungan sekolah yang
bersangkutan maupun dengan sekolah lain yang terdekat (yang telah melaksanakan
Kurikulum 2004) atau forum MGMP setempat
7.
Penetapan
nilai KKM dilakukan melalui analisis ketuntasan belajar minimum pada setiap
Kompetensi Dasar (KD)
8.
Penetapan
nilai KKM setiap KD dimaksud, dilakukan melalui analisis Indikator Pencapaian
(IP) pada KD yang terkait
9.
Nilai KKM
setiap KD merupakan rata-rata nilai setiap indicator
Secara
skematik prosedur pendapatan KKM, sebagai berikut:
KKM INDIKATOR
|
KKM KD
|
KKM SK
|
KKM MP
|
D. Penetapan Kriteria KKM
Dalam penetapan KKM paling tidak, ada 2
format yang dapat kita pergunakan secara teknis.
- Dengan memberikan point pada setiap
kriteria yang ditetapkan:
Criteria
|
kategori
|
skor
|
keterangan
|
Kompleksitas
|
Tinggi
|
1
|
|
Cukup
|
2
|
||
Rendah
|
3
|
||
Daya
dukung sarana
|
Sangat lengkap
|
3
|
|
Lengkap
|
2
|
||
Tidak lengkap
|
1
|
||
Intaks
|
Tinggi
|
3
|
|
Cukup
|
2
|
||
Rendah
|
1
|
||
Skor
maksimum
|
9
|
Untuk penetapan KKM gunakan rumus berikut:
∑SkorMaksimum / Ideal
Contoh penerapan:
Jika
indikator memiliki Kriteria: Essensialitas Tinggi, Kompleksitas Rendah, Daya
Dukung Tinggi dan Intake Siswa sedang nilainya adalah:
( 3 +
3 + 2 )
|
= 88
|
9
|
2.
Dengan menggunakan rentang nilai pada setiap kriteria:
Kriteria
|
Kategori
|
Rentang Skor
|
Kompleksitas
|
Tinggi
|
50-64
|
Cukup
|
65-80
|
|
Rendah
|
81-100
|
|
Daya Dukung Sarana
|
Sangat Lengkap
|
81-100
|
Lengkap
|
65-80
|
|
Tidak Lengkap
|
50-64
|
|
Intaks
|
Tinggi
|
81-100
|
Cukup
|
65-80
|
|
Rendah
|
50-64
|
Sekedar mengelompokkan indicator ke dalam criteria yang ada, guru
menetapkan skor berdasar rentang yang ada.
Jika indicator memiliki criteria :Essensialitas tinggi, Kompleksitas
sedang, Daya dukung tinggi dan Intake sedang, nilainya adalah rata-rata setiap
nilai dari criteria yang kita tentukan.
75 + 85
+ 75 = 78
3
E.
Format
Penulisan Kriteria Ketuntasan Minimal
Sesuai dengan
criteria yang yelah ditetapkan,selanjutnya dapat disusun penulisan format KKM sebagai berikut:
CONTOH
KRITRERIA
KETUNTASAN MINIMAL
Mata Pelajaran :
Kelas/Semester :
Nama Sekolah :
SK/KI
|
KD
|
IP
|
KOMPONEN
|
KKM
|
KKM
IP
|
||||
K
|
I
|
DD
|
IP
|
KD
|
SK
|
||||
1.Mempraktikkan sholat fardlu
|
1.1. menyebutkan ketentuan tatacara sf
|
1.1.1 Menjelaskan pengertian sf
1.1.2
Menyebutkan syarat sah sf
1.1.3
Menyebutkan rukun sf
|
|||||||
Tidak ada komentar:
Posting Komentar