Jumat, 27 Mei 2016

PENETAPAN KRITERIA KETUNTASAN MINIMAL

PENETAPAN KRITERIA KETUNTASAN MINIMAL
DISUSUN OLEH: MUHAMMAD WILDAN AL KAILANI

A. Pengetian Kriteria Ketuntasan Minimal

        Secara etimologis Kritaria diartikan dasar penetapan sesuatu,Ketuntasan diartikan penyelesaian yang menyeluruh dan Minimal diartikan sekurang-kurangnya dari suatu keadan.Dengan demikian KKM didefinisikan sebagai ukuran yang menjadi dasar sekurang-kurangnya dari suatu penyelesaian secara menyeluruh.

B. Komponen Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM)

1.  Kompleksitas
        (Kesulitan & Kerumitan) setiap IP/KD harus dicapai siswa. Kompleksitas juga menunjukan kesesuaian suatu kompetensi dengan tahap kematangan siswa. Semakin komplek suatu materi semakin rendah pula relevansi tingkat kematangan siswa.
         Indikator Tingkat Kompleksitas suatu kompetensi diantaranya mempertimbangkan hal-hal sebagai berikut:
§  SDM
·         memahami Kompetensi yang harus dicapai siswa
·         kreatif dab inovatif dalam melaksanakan pembelajaran
·         SDM guru yang kreatif dan inovatif dengan metode yang bervariasi
·         SDM guru yang baik dalam pengetahuan dan kemampuan sesuai bidang yang diajarkan
·         SDM siswa dengan kemampuan penalaran tinggi
·         Dibutuhkan kecermatan siswa untuk mempraktikan
·         SDM siswa yang cermat, kreatif dan inovatif dalam penyelesaian tugas/pekerjaan
·         Latihan khusus dengan bantuan orang lain/teman bicara
§  WAKTU
·         cukup lama karena perlu pengulangan
·         PENALARAN dan KECERMATAN siswa yang tinggi

2.      Kemampuan rata-rata peserta didik (Intake)
·         KKM Kelas X didasarkan pada hasil seleksi PSB, NUN, Rapor kelas 3 SMP, test seleksi masuk atau psikotes
·         KKM Kelas XI dan XII didasarkan pada tingkat pencapaian KKM siswa pada semester atau kelas sebelumnya

3.      Daya Dukung Sarana
         Dalam PP 19/2005 disebutkan, “Setiap satuan pendidikan wajib memiliki sarana yang meliputi perabot, peralatan pendidikan, media pendidikan, buku dan sumber belajar lainnya, bahan habis pakai, serta perlengkapan lain yang diperlukan untuk menunjang proses pembelajaran yang teratur dan berkelanjutan”.
         Beberapa indikator ketersediaan daya dukung sarana, diantaranya adalah sebagai berikut:
a.       Sarana dan prasarana seperti VCD,Kaset, dan lCD
b.      Sumber bahan/referensi yang cukup memadai
c.       Alat pembelajaran seperti: karton, spidol, gambar, kertas, lem, gunting
d.      Latihan khusus dengan bantuan orang lain atau teman bicara

C. Rambu-rambu dalam penetapan KKM

1.      Kriteria Ketuntasan Minimal adalah tingkat pencapaian kompetensi dasar mata pelajaran oleh siswa per mata pelajaran
2.      Nilai KKM (kognitif dan psikomotor) dinyatakan dalam bentuk bilangan bulat dengan rentang 0-100
3.      Nilai KKM maksimum 100
4.      Sekolah dapat menetapkan standar ketuntasan belajar minimum dibawah nilai ketuntasan belajar maksimum (100), namun sekolah harus merencanakan target dalam waktu tertentu untuk mencapai nilai ketuntasan belajar maksimum
5.      Nilai KKM ditetapkan pada awal tahun pelajaran untuk setiap mata pelajaran mulai dari kelas X, XI,XII, dan dievaluasi ketercapaiannya pada setiap semester
6.      Penetapan KKM dilakukan oleh forum guru baik yang berada dilingkungan sekolah yang bersangkutan maupun dengan sekolah lain yang terdekat (yang telah melaksanakan Kurikulum 2004) atau forum MGMP setempat
7.      Penetapan nilai KKM dilakukan melalui analisis ketuntasan belajar minimum pada setiap Kompetensi Dasar (KD)
8.      Penetapan nilai KKM setiap KD dimaksud, dilakukan melalui analisis Indikator Pencapaian (IP) pada KD yang terkait
9.      Nilai KKM setiap KD merupakan rata-rata nilai setiap indicator

Secara  skematik prosedur pendapatan KKM, sebagai berikut:

KKM INDIKATOR
KKM KD
KKM SK
KKM MP


D. Penetapan Kriteria KKM

        Dalam penetapan KKM paling tidak, ada 2 format yang dapat kita pergunakan secara teknis.

  1. Dengan memberikan point pada setiap kriteria yang ditetapkan:

Criteria
kategori
skor
keterangan
Kompleksitas
Tinggi
1

Cukup
2

Rendah
3

Daya dukung sarana
Sangat lengkap
3

Lengkap
2

Tidak lengkap
1

Intaks
Tinggi
3

Cukup
2

Rendah
1

Skor maksimum

9


           




Untuk penetapan KKM gunakan rumus berikut:
x100 = KKM         ∑SkorHasilPerhitungan                        
        ∑SkorMaksimum / Ideal


Contoh penerapan:
        Jika indikator memiliki Kriteria: Essensialitas Tinggi, Kompleksitas Rendah, Daya Dukung Tinggi dan Intake Siswa sedang nilainya adalah:
( 3 + 3 + 2 )  
= 88
         9

2. Dengan menggunakan rentang nilai pada setiap kriteria:

Kriteria
Kategori
Rentang Skor
Kompleksitas
Tinggi
50-64
Cukup
65-80
Rendah
81-100
Daya Dukung Sarana
Sangat Lengkap
81-100
Lengkap
65-80
Tidak Lengkap
50-64
Intaks
Tinggi
81-100
Cukup
65-80
Rendah
50-64


         Sekedar mengelompokkan indicator ke dalam criteria yang ada, guru menetapkan skor berdasar rentang yang ada.
         Jika indicator memiliki criteria :Essensialitas tinggi, Kompleksitas sedang, Daya dukung tinggi dan Intake sedang, nilainya adalah rata-rata setiap nilai dari criteria yang kita tentukan.
         
          75  +  85  +  75    = 78
                      3


E.     Format Penulisan Kriteria Ketuntasan Minimal
Sesuai dengan criteria yang yelah ditetapkan,selanjutnya dapat disusun penulisan format  KKM sebagai berikut:















CONTOH





KRITRERIA KETUNTASAN MINIMAL
Mata Pelajaran            :
Kelas/Semester            :
Nama Sekolah             :

SK/KI
KD
IP
KOMPONEN
KKM
KKM IP
K
I
DD
IP
KD
SK
1.Mempraktikkan sholat fardlu
1.1. menyebutkan ketentuan tatacara sf
1.1.1 Menjelaskan pengertian sf
1.1.2
Menyebutkan syarat sah sf
1.1.3
Menyebutkan rukun sf




























































Tidak ada komentar:

Posting Komentar